ReviewReviewReviewReviewGlasvegasNov 17, '08 11:37 PM
for everyone
Category:Music
Genre: Rock
Artist:Glasvegas
Sehari sebelum menulis review ini, saya browsing ke situs Belle and Sebastian. Di situs itu, secara reguler, anggota Belle and Sebastian menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dikirimkan penggemar mereka. Salah satu penggemar bertanya kepada Stevie Jackson, gitaris Belle and Sebastian, apakah rasanya menjadi band paling besar nomor dua dari Glasgow setelah Glasvegas. Stevie kemudian menjawab dengan santai, ”Apakah kamu lupa dengan The Fanclub?” Yang dimaksud adalah Teenage Fanclub. Belle and Sebastian dianggap sebagai representasi utama scene musik Glasgow setelah era Teenage Fanclub. Kini, Belle and Sebastian pun sudah punya penerus. Namanya Glasvegas.

Glasvegas adalah sebuah four piece rock band asli Glasgow. Digawangi oleh saudara sepupu James dan Rab Allan, Paul Donoghue, dan Caroline McKay, drummer perempuan yang dipaksa bermain drum untuk band ini –sebelumnya ia sama sekali belum pernah melakukan ini—.

Debut album mereka, self titled Glasvegas, berisikan dua single dahsyat, Geraldine dan Daddy’s Gone. Total, sekarang mereka sudah menghasilkan enam buah single dan satu buah album penuh ini. Bulan Desember 2008 mendatang, mereka akan merilis sebuah album natal.

Daddy’s Gone untuk saya adalah sebuah single yang kadar kejutannya sama dengan The Heinrich Maneuvernya Interpol, The Richest Kids in Town milik This is Ivy League, atau Big Surnya The Thrills. Sejujurnya, sudah cukup lama saya tidak memiliki pengalaman seperti itu.

Terkadang rock yang mereka mainkan terdengar seperti mendapatkan pengaruh kental rock tua di jaman 50an yang dicampur dengan sound-sound tebal masa kini. Terkadang juga ada rock ’gelap’ ala The Jesus and Mary Chain dan Interpol. Terkadang juga terdengar seperti lagu balada folk. Kekuatan vokal James Allan juga dominan dalam musik mereka. Hal ini menjadi sangat eksotis jika dikawinkan dengan aksen Glaswegian yang tidak bisa ditipu. Komposisi ini cukup mendekati sempurna untuk saya.

Rekaman ini berputar berulang-ulang di telinga saya beberapa hari belakangan ini. Dan saya sama sekali tidak ingin menghentikannya.

Sebenarnya, pertama kali saya penasaran dengan band ini ketika melihat vokalisnya, James Allan yang sekilas tampilannya mirip sekali dengan Joe Strummer, vokalis The Clash. Tapi, muka itu menjadi garansi juga kalau musik keduanya bagus.

Saat ini, debut mereka yang dirilis bersama Columbia Records, berhasil membawa mereka punya jadwal panggung yang padat sampai beberapa bulan ke depan. Termasuk di dalamnya tur ke Amerika Serikat dan Jepang, dua tujuan internasional utama band-band asal Inggris Raya.

Mendengarkan Glasvegas adalah pengalaman seru. Senang juga jika satu hari nanti menyaksikan mereka menjadi band besar. (pelukislangit)

Best cuts: Daddy’s Gone, Geraldine, Flowers & Football Tops, S.A.D Light


baniadamzamora wrote on Jan 19
setuju... emang kerena banget!
Add a Comment
How would you rate this title? (optional)
   
© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help