Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
ReviewReviewReviewMar 18, '09 4:01 PM
for everyone
Category:Music
Genre: Rock
Artist:The S.I.G.I.T.
Kalau anda menggemari The Insurgent, pasti anda tidak akan kaget. Tapi, kalau anda biasa saja sama band ini, barulah anda kaget. Dibandingkan debut fenomenal Visible Idea of Perfection, album ini kalah catchy. Anda tidak akan mudah menyenandungkan lagu-lagu di Hertz Dyslexia semudah anda menyenandungkan All the Time, Clove Doper, Soul Sister, atau bahkan Black Amplifier.

Lagu-lagu di album ini kebanyakan punya karakter yang mirip dengan Satan State, track penutup Visible Idea of Perfection.

Jumlah reffrain yang bisa disenandungkan bersama berkurang drastis. Band ini semakin menonjolkan keinginan mereka untuk bersuara lewat instrumen mereka; gitar, bas, dan drum. Hampir sulit menemukan celah untuk bisa sama-sama berteriak dengan mereka model bagian “Don’t know what to do...” di lagu Soul Sister. Buat saya itu bagus.

Tapi, kalau sekali lagi mau membandingkan (dengan Visible Idea of Perfection tentunya), mendengarkan Hertz Dyslexia adalah sebuah perjalanan sejarah di mana anda sedang menyaksikan salah satu band rock lokal paling bahaya (jangan pernah lupakan nama Seringai yang ada di kelas yang sama dengan mereka) yang dimiliki oleh generasi 2000an menjalin karir menjulang mereka.

Hanya band hebat yang berani mengambil arah yang sesuka hati di tengah kesuksesan mereka. The Insurgent melakukan itu dan mereka cenderung memaksakan orang yang mengikuti kemana mereka bernyanyi.

Single pertama Money Making adalah lagu paling ‘aman’ yang masih agak mudah diterima orang. Track kedua, Bhang, sudah pasti akan membuat kening berkerut. Mereka menggunakan sulit di lagu ini. Suling? Ya, bayangkan saja suara suling kawin dengan musik The Insurgent.

Tapi tunggu, ada lagu romantis di sana. Mereka mengkover Only Love Can Break Your Heartnya Neil Young dengan sangat baik. Percayalah bahwa Rektivianto Yoewono adalah seorang penyanyi rock yang juga bisa bersuara lantang selantang kegalauan Bob Dylan. Tapi suaranya jauh lebih bagus dari segi kualitas ketimbang Dylan.

Ada beberapa re-interpretasi lagu di sini. Mereka merekam ulang All the Time dan Nowhere End; keduanya dari Visible Idea of Perfection. All the Time diganti judul dan liriknya menjadi Midnight Mosque Song sementara Nowhere End hanya dirombak aransemennya. Lagi-lagi, The Insurgent membawa musik mereka ke ranah yang sulit dibayangkan oleh penggemar mereka. Bahkan ada suara pianika di lagu Nowhere End. Pernah membayangkan sebelumnya?

Verge of Puberty (Can’t Take It) juga merupakan lagu lama yang mereka aransemen ulang. Lagu ini dulu dirilis dengan nama Come Take It dan terdapat di mini album self titled mereka. Lalu juga ada versi studio dari The Party, single gratisan mereka yang dirilis setahun yang lalu; untuk mendukung kampanye mereka pergi ke Festival SXSW 2008, rencana yang kemudian berantakan karena visa Donar Armando Ekana, pemain drum, telat keluar.

Track Up and Down mungkin sudah cukup familiar untuk mereka yang menggilai band ini. Ini juga lagu stok lama yang bisa jadi versi demonya sudah beredar luas di kalangan penggemar berat mereka tapi belum pernah dirilis dalam bentuk rekaman studio yang layak.

Di dua track terakhir malah The Insurgent bereksperimen dengan sangat liar. Mereka merangkai instalasi suara yang sudah jelas keluar dari pakem bermusik mereka yang dikenal oleh banyak orang selama ini.

Lantas, sukakah saya pada Hertz Dyslexia? Jujur saja, kening saya ikut berkerut. Berkerut tapi selalu punya alasan untuk menyetel cd ini berulang. Oh, sadarkah anda bahwa dari tadi saya hanya bercerita tentang versi aransemen ulang dari materi lama?

Hertz Dyslexia adalah mini album berisi sebelas lagu yang seolah ditinggalkan oleh The Insurgent. Bisa jadi lagu-lagu yang dibuang sayang. Tapi toh pengemasan mereka layak diganjar dua jempol.

Saya bahagia. Saya ada di dalam sebuah sejarah pencatatan sebuah band rock suara generasi 2000an yang sedang beranjak menjadi sebuah skuad rock legendaris Indonesia.

The Insurgent tidak akan berhenti di sini dan saya selalu percaya bahwa cerita mereka masih bisa berkembang jauh.

Selamat kaget mendengarkan Hertz Dyslexia. (pelukislangit)


*) Hertz Dyslexia akan dirilis dalam waktu dekat. Sulit untuk tidak menulis tentang album ini secepatnya. Bintangnya lebih cocok tiga setengah.


48 CommentsChronological   Reverse   Threaded
esutoru wrote on Mar 18, '09
Heh, lo masih online? Offline deh di YM. Membutuhkan konsultasi nih. Hihihi. Gua ga baca tulisannya tapi komen gini. Mau marah ga lo?
misteriousart wrote on Mar 18, '09
mini album 11 lagu?
gracesamboh wrote on Mar 18, '09
Sudah lama nggak baca ulasan musik lo. I like you, as always... Menunggu kiriman lengkap albumnya :p Haha. Tapi, aku sungguh penasaran dengan eksperimentasi musik mereka :p
uriputra wrote on Mar 18, '09
ada pre-ordernya gak?
disasterhead wrote on Mar 18, '09
mungkin ini karena faktor 2 personilnya akhir2 ini lebih sering maen drone/noise ketimbang rock n roll hahaha
omuniuum wrote on Mar 18, '09
lagi nungguin masuk toko nih..
saniskara wrote on Mar 19, '09
ReviewReviewReviewReviewReview
lima bintang untuk ulasannya :)
nunggu cdnya keluar ah
vanco wrote on Mar 19, '09
dari covernya aja udah juara gitu.....2009 masih menjadi tahun yang menarik buat permusikan indonesia ya lix...industri boleh "pura - pura" ketar-ketir,tapi di beberapa pihak masi banyak yang peduli dengan kualitas...
imateaser wrote on Mar 19, '09
ReviewReviewReviewReviewReview
bintang lima buat vanco
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
ReviewReviewReviewReviewReview
esutoru said
Gua ga baca tulisannya tapi komen gini. Mau marah ga lo?
Siapa sih bisa marah sama Esther Samboh?
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
mini album 11 lagu?
Konsepnya sih gitu dulu. Band ini beneran cuma 'main-main' di rilisan ini kata gue sih, Man. 'Main-main' yang keren!
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
Sudah lama nggak baca ulasan musik lo. I like you, as always... Menunggu kiriman lengkap albumnya :p Haha. Tapi, aku sungguh penasaran dengan eksperimentasi musik mereka :p
Tunggulah beberapa waktu lagi. Saya perdengarkan cuplikan eksperimen mereka. Sudah lama juga gue nggak menulis review yang albumnya gue suka banget, Grace. I think you know that I will always love this band!
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
ada pre-ordernya gak?
Nggak tau deh. Cuma sih, standar FFWD Records, mereka nggak main-main untuk urusan kover album ini. Gue juga belum liat bentuk aslinya. Kemaren cuma didrop satu album dalam bentuk mp3 untuk diperdengarkan lantaran koneksi masa lalu. Tapi setelah didengarkan, nggak tahan untuk nggak nulis tentang album ini.
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
lagi nungguin masuk toko nih..
Nah, di Omuniuum ini bisa mail order. Bisa lebih gampang untuk kalian yang nggak sempet pergi ke toko cd.
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
mungkin ini karena faktor 2 personilnya akhir2 ini lebih sering maen drone/noise ketimbang rock n roll hahaha
Gue nggak ngerti lo dengerin band proyekan si Farri sama Rekti itu. Aneh menurut gue mah. Apa ya nama bandnya, Dyth? Lupa gue. Perasaan sudah pernah nyolong lagunya deh dulu. Dicari-cari nggak nemu.
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
vanco said
dari covernya aja udah juara gitu.....2009 masih menjadi tahun yang menarik buat permusikan indonesia ya lix...industri boleh "pura - pura" ketar-ketir,tapi di beberapa pihak masi banyak yang peduli dengan kualitas...
Musik nggak pernah mati, Mr. J. Semalem gue ngobrol sama beberapa temen yang punya berbagai macam latar belakang pekerjaan di industri musik. Percaya nggak kalo band kayak Nineball bisa dapat hasil penjualan RBT ratusan juta?

Pernah denger nama Nineball? Tau lagunya yang mana? Ataukah bisa mengenali salah satu personilnya ketika bertemu di mall? Pasti nggak banyak dari kita yang mampir ke tulisan ini tau siapa mereka secara fisik dan karyanya.

Tapi sebenarnya, kita yang baca tulisan ini, adalah minoritas. Haha. Agak-agak sangsi sebenarnya gue jika dibilang industri mati. Industri cd yang (akan) mati, industri musiknya sih nggak akan mati.
disasterhead wrote on Mar 19, '09
Gue nggak ngerti lo dengerin band proyekan si Farri sama Rekti itu. Aneh menurut gue mah. Apa ya nama bandnya, Dyth? Lupa gue. Perasaan sudah pernah nyolong lagunya deh dulu. Dicari-cari nggak nemu.
DomesticPassengerInInternationalFlight
http://www.myspace.com/domesticpassengerininternationalflight

sama

Wolf Breastfed Son
http://www.myspace.com/wolfbreastfedson

emang aneh ginian mah. hauhahaahahh gue jg cuman dengerin bentar terus ga denger2in lagi
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
DomesticPassengerInInternationalFlight
Nah ini namanya. Namanya sih keren. Musiknya? Lieeurrrr...
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
Ada update dari Okky, orang promosi FFWD Records. Ternyata 11 lagu ini akan dirilis dalam dua cd terpisah. CD pertama akan berisi enam buah lagu dan lima lagu tambahan akan dirilis kemudian.

Jadi konsepnya memang masih EP. Hmm.. ada sesuatu yang spesial dengan kemasannya. Silakan menunggu kalau begitu.
aditvampir wrote on Mar 19, '09
Tapi suaranya jauh lebih bagus dari segi kualitas ketimbang Dylan.
Yakin lo, Lix? Haha. Dimas Ario bisa galau baca ini.
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
Yakin lo, Lix? Haha. Dimas Ario bisa galau baca ini.
Dylan tuh nggak bagus kualitasnya. Cuma suaranya emang nggak ada lawannya di dunia ini. Kan gue bilang, Rekti di lagu itu suaranya bagus. Mengesankan kegalauan.

Dylan sih udah juara kelas deh perpaduan musik dan vokalnya. Ada sih yang bisa ngalahin, suara vokalisnya Hazel.
thepopism wrote on Mar 19, '09
Yakin lo, Lix? Haha. Dimas Ario bisa galau baca ini.
haha..setuju kok gw suara rekti lebih bagus secara kualitas teknis bernyanyi dari dylan.

only love can break your heart sempet gw ulang-ulang juga, lix belakangan ini. tulus banget terdengarnya si rekti disitu. :D

karonkeren wrote on Mar 19, '09
good song good album good cover good band dan tentunya good review
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
only love can break your heart sempet gw ulang-ulang juga, lix belakangan ini. tulus banget terdengarnya si rekti disitu. :D
SEPAKAT! Gue juga ngulang2 mulu ini. Bahaya nyanyinya. Sepertinya kita tau deh, Mas, larinya lagu itu ke arah mana.

*Gossip mode: ON!*
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
good song good album good cover good band dan tentunya good review
Tunggu sampe elo denger sendiri, Ndre, nanti. Kaget pasti.
misteriousart wrote on Mar 19, '09
SEPAKAT! Gue juga ngulang2 mulu ini. Bahaya nyanyinya. Sepertinya kita tau deh, Mas, larinya lagu itu ke arah mana.

*Gossip mode: ON!*
oh, tentang cinta rupanya...
pelukislangit wrote on Mar 19, '09
oh, tentang cinta rupanya...
Judulnya aja udah Only Love Can Break Your Heart, sudah eksplisit.
karonkeren wrote on Mar 20, '09
Tunggu sampe elo denger sendiri, Ndre, nanti. Kaget pasti.
iya kayaknya the sigit bereksperimental ya ... cross over cross over gitu ... mulai sinting si rekti ... hehehehehe
pelukislangit wrote on Mar 21, '09
iya kayaknya the sigit bereksperimental ya ... cross over cross over gitu ... mulai sinting si rekti ... hehehehehe
Coba denger di MySpacenya aja, Ndre. Di situ versi re-aransemennya All the Time dipasang kok.
dernor wrote on May 25, '09
selalu dengan artwork yang menakjubkan!
anggrilukman wrote on May 26, '09
yeah viva the S.I.G.I.T
shannnnty wrote on Jun 26, '09
ReviewReviewReviewReviewReview
i've already heard this album. EP part 1. 7 lagu. mantap lagu-lagunya.
the sigit memang the best.
pelukislangit wrote on Jun 27, '09
i've already heard this album. EP part 1. 7 lagu. mantap lagu-lagunya.
the sigit memang the best.
Gue malah belum dapet kiriman cd aslinya. Hehe.
shannnnty wrote on Jul 6, '09
lho?? hehehe kirain udah. tp mantep albumnya. dan tdk sabar menunggu yg part 2
pelukislangit wrote on Jul 6, '09
lho?? hehehe kirain udah. tp mantep albumnya. dan tdk sabar menunggu yg part 2
Iya, kemaren waktu nulis review ini dan press releasenya, dikasihnya cuma materi mentah. Belum jadi kemasannya.
Comment deleted at the request of the author.
Comment deleted at the request of the author.
Comment deleted at the request of the author.
myst5 wrote on Jul 12, '09
empat setengah sih mnurut gue untuk kualitas di album ini, gila abis kalo dibandingin dgn band2 cinta & kurang jelas yg makin bermunculan di tanah air ini, bisa di bilang minialbum ini adalah salah satu yg terbaik...
saya penggemar musik the sigit, bgitu saya menyetel lagu2 di cd album hertz dyslexia ga kaget2 amat, apa karena udah kbiasaan denger king crimson? ah nggak juga..
tapi satu yg saya sadar, menurut saya kualitas musikalitas the sigit naik level,,
bisa di lihat di aransemen2 baru di lagu2 dari album visible idea of perfection saat mereka tampil live..yah walau tdk lebih catchy, tapi lbih menarik mnurut saya.
pelukislangit wrote on Jul 12, '09
myst5 said
empat setengah sih mnurut gue untuk kualitas di album ini, gila abis kalo dibandingin dgn band2 cinta & kurang jelas yg makin bermunculan di tanah air ini, bisa di bilang minialbum ini adalah salah satu yg terbaik...
saya penggemar musik the sigit, bgitu saya menyetel lagu2 di cd album hertz dyslexia ga kaget2 amat, apa karena udah kbiasaan denger king crimson? ah nggak juga..
tapi satu yg saya sadar, menurut saya kualitas musikalitas the sigit naik level,,
bisa di lihat di aransemen2 baru di lagu2 dari album visible idea of perfection saat mereka tampil live..yah walau tdk lebih catchy, tapi lbih menarik mnurut saya.
Ya kalo dibandingkan dengan band-band yang mendominasi televisi sekarang sih, ya jelas mereka beda kelas. The SIGIT jauh lebih majulah kemana-mana.

Sepakat untuk The SIGIT yang naik kelas dari level musikalitas.

Baca http://pelukislangit.multiply.com/journal/item/1118/Lagi-Lagi-Lagi_Tentang_The_S.I.G.I.T. deh. Gue menemukan banyak hal seru ketika menulis press release Hertz Dyslexia.

Yang harus dicamkan di dalam kepala adalah kalimat Farri, "We're going to be bigger than this."
kiddybombs wrote on Jan 27, '10
wah mas baru maen ke blognya ni, manteb2 reviewnya, btw punya EP nya yang taun 2004 ga mas, saya cari2 nih, bisa tolong bantu?
pelukislangit wrote on Jan 27, '10
wah mas baru maen ke blognya ni, manteb2 reviewnya, btw punya EP nya yang taun 2004 ga mas, saya cari2 nih, bisa tolong bantu?
Punya. Yang EP Australia juga punya. Kalo nyari yang baru, agak susah sih.
kiddybombs wrote on Jan 27, '10
wah mas dijual brp ni, saya pengen beli ni mas , dijual ga???
pelukislangit wrote on Feb 1, '10
wah mas dijual brp ni, saya pengen beli ni mas , dijual ga???
Di toko cd biasa banyak kok.
kiddybombs wrote on Feb 8, '10
EP 2004 bukannya uda ga ada jual ya mas?
pelukislangit wrote on Feb 8, '10
EP 2004 bukannya uda ga ada jual ya mas?
Iyah, sudah nggak ada.
kiddybombs wrote on Aug 24, '10
EP 2004 nya masi ada yang bekas ga nih bro? mau dilepas?
pelukislangit wrote on Aug 26, '10
EP 2004 nya masi ada yang bekas ga nih bro? mau dilepas?
Gue juga rasanya nggak megang deh.
Add a Comment
How would you rate this title? (optional)
0 out of 5 stars